Era Revolusi Industri 4.0 dan peran Farmasi

Era revolusi industri 4.0.. Dimana pada era ini teknologi secara fundamental akan mengubah cara hidup, bekerja, dan berhubungan satu sama lain. Dalam skala, ruang lingkup ataupun kompleksitasnya, transformasi yang saat ini terjadi berbeda dengan yang telah dialami manusia sebelumnya. baca juga : oleh oleh khas Aceh Kita belum tahu persis apa yang akan terjadi di masa depan. Tetapi masyarakat dunia harus merespon terhadap perubahan tersebut secara terintegrasi dan bijak dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan politik global, mulai dari sektor publik dan swasta, sampai akademisi, dan tentunya masyarakat sipil. Revolusi industri 4.0 merupakan tren di dunia industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber. Pada industri 4.0, teknologi manufaktur telah masuk pada tren otomatisasi dan pertukaran data. Hal tersebut mencakup sistem cyber-fisik, internet of things (IoT), komputasi awan, dan komputasi kognitif. Tren ini telah mengubah banyak bidang kehidupan manusia, termasuk ekonomi, dunia kerja, bahkan gaya hidup manusia itu sendiri. Singkatnya, revolusi 4.0 memberikan teknologi cerdas yang dapat terhubung dengan berbagai bidang kehidupan manusia. baca juga : Jasa Pembuatan Website Aceh Sebenarnya revolusi industri sudah dikenal sejak 1784. Dimana titik fokus perkembangan berda pada sektor penggunaan dan penatalaksanaan air dan uap sebagai suatu sistem produksi. Berikutnya revolusi industri kedua yang dimulai tahun 1870 menggunakan daya listrik untuk melangsungkan produksi masal. Melangkah revolusi industri ketiga yang dimulai tahun 1969 menggunakan kekuatan elektronik dan teknologi informasi untuk otomatisasi proses produksi. baca juga : Paket Wisata termurah di Aceh Dan sekarang dunia telah memasuki era baru revolusi industri keempat, dimana titik fokus penatalaksaan bertumpu pada revolusi industri ketiga. Saat ini, revolusi industri dapat dilihat melalui bersatunya beberapa teknologi sehingga kita dapat melihat suatu area baru yang terdiri dari tiga bidang ilmu independen, yaitu fisika, digital dan biologi. Sebenarnya, dunia sudah sangat maju akibat revolusi industri ketiga yang juga disebut sebagai revolusi digital. Dalam tahap ini, dunia memperoleh internet dengan interkonektivitas yang begitu cepat. Tak terpikir sebelumnya bahwa kita bisa menjelejahi dunia maya dengan menggunakan komputer.  Di samping itu, kita sekarang dapat melihat berbagai otomatisasi terjadi pada pabrik-pabrik yang memproduksi barang secara masal, data pada setiap bagian suatu organisasi yang masif jumlahnya atau “big data”, serta sarana logistik yang terorganisasi dengan begitu baik. baca juga : bisnis kopi gayo terbaik, termurah, terpercaya Hal ini dimungkinkan karena ruang lingkup otomatisasi dapat ditingkatkan mengikuti Hukum Moore — suatu pengamatan bahwa jumlah transistor pada suatu sirkuit terpadu meningkat dua kali lipat setiap dua tahun. Selain menyebabkan kerusakan lingkungan akibat pertanian modern, kemajuan bidang otomatisasi juga telah menyebabkan munculnya “revolusi hijau.” Hukum Moore umumnya mengacu langsung ke sirkuit elektronik yang menjadi teknologi dasar dalam era ini. Hukum ini memiliki implikasi yang lebih luas yaitu bahwa output data tumbuh sebagai fungsi eksponensial input. baca juga : memulai bisnis kopi luwak Hukum Moore menghasilkan daya komputasi yang semakin besar yang memungkinkan terjadinya otomatisasi dari proses yang sangat kompleks sekalipun. Berkaca pada revolusi industri ketiga. Dimana di era revolusi industri peran industri dan infrastruktur kesehatan tidak boleh ketinggalan oleh perkembangan ekonomi maupun pemasaran global. Sebab bukan berarti kita hidup di era modern menandakan bahwa kualitas masyarakat semakin meningkat. Akan tetapi kita perlu melirik bahwa begitu banyaknya problema kesehatan yang terjadi diseluruh dunia akibat kurangnya tingkat kepekaan sosok pemangku jabatan kesehatan. baca juga : pusat wallpaper & desain interior di Aceh Memang benar kita dapat melihat begitu banyaknya inovasi dan penemuan dibidang kesehatan saat ini, akan tetapi pertanyaannya adalah.. Apakah semua ilmu, inovasi dan penatalaksanaan kesehatan tersebut sudah sampai atau menyentuh seluruh masyarakat dunia maupun penjuru indonesia ? tentunya kita bisa melihat dan mengetahui sendiri jawabannya. Sehingga perlunya peningkatan infrastruktur dan pelayanan kesehatan terkhusus dibidang kefarmasian perlu kita tingkatkan. Terlebih penggunaan bioteknologi dalam industri obat-obatan dan farmasi adalah perkembangan yang paling berpengaruh di dunia teknologi di abad ke-21 ini. Dalam upaya untuk memahami biologi, memberantas penyakit dan menjaga kesehatan dan kekuatan, bioteknologi telah mencapai tingkat yang sangat tinggi dalam usaha menemukan rahasia kehidupan serta memanipulasi kehidupan. Untuk memperoleh apa yang dijanjikan bioteknologi dalam industri farmasi, alat-alat diperlukan dalam mengidentifikasi struktur molekul, penciptaan molekul aktif dan pengembangan terapi yang baik seperti immunotherapy, terapi seluler dan organisme dengan sel rekayasa genetika. baca juga : solusi tepat dengan bimbel aceh Namun, sejumlah besar data dan informasi saja tidak cukup untuk mendapatkan hasil maksimal terhadap molekul baru dan terapi baru, karena melakukan sintesis jutaan senyawa tetap tidak akan mengisi dunia struktur molekul yang potensial maupun sebaliknya dapat memungkinkan identifikasi struktur-struktur tiga dimensi khusus yang berinteraksi dengan target. Mengapa yang dibahas pada kali ini peran farmasi? Karena pada Indonesia mempunyai taraf kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia meningkat, tetapi jika dibandingkan dengan beberapa negara-negara tetangga lainnya, keadaan tingkat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia masih sangat jauh tertinggal. Salah satu contoh kasus kesehatan adalah minimnya sosok peran farmasis secara langsung terhadap pasien. Meskipun pada nyatanya farmasis bekerja dibelakang layar sebagai peracik obat, bukan berarti seorang farmasis tidak bisa menampakkan perannya di era revousi industri saat ini. Justru dengan adanya era baru ini, kita sebagai sosok farmasis harus berinovasi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan lebih memperhatikan konsep Pharmaceutical care. Dimana jika kita melirik pada negara maju, sosok farmasis merupakan salah satu yang sangat disegani ilmunya dalam ranah kesehatan. Sebab untuk menjadi seorang farmasis sangatlah tidak dimana. baca juga : Jasa Pembuatan Website Aceh Disamping itu, farmasi menjadi salah satu tenaga kesehatan yang dipercaya masyarakat dunia khususnya kaum terpelajar dalam memberi pelayanan kesehatan terutama tentang obat. Karena Farmasi merupakan salah satu bidang profesional kesehatanyang dimana merupakan kombinasi dari ilmu kesehatan dan ilmu kimia, yang mempunyai tanggung-jawab memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan obat. Ruang lingkup dari praktik farmasi termasuk praktik farmasi tradisionalseperti peracikan dan penyediaan sediaan obat, serta pelayanan farmasi modernyang berhubungan dengan layanan terhadap pasien(patient care) di antaranya layanan klinik, evaluasi dan keamanan penggunaan obat, dan penyediaan informasi obat. baca juga : oleh oleh khas Aceh Dalam industri farmasi, aspek yang sangat dikedepankan adalah aspek mutu yang baik. Berbagai tahapan ujian, dimulai dari bahan baku hingga menjadi kemasan, tentunya menyokong keberhasilan suatu produk. Setiap tahapan pun berkolerasi dengan tahap selanjutnya. Oleh karena itu, demi melakukan efisiensi dan menjaga kualitas suatu produk, industri farmasi membutuhkan teknologi canggih. Permasalahan kesehatan yang terjadi di Indonesia memang bukanlah hal yang disepelekan untuk diselesaikan dengan cepat. Oleh karena itu, dalam mewujudkan Indonesia untuk menjadi Negara yang warga negaranya sehat maka kita sebagai penduduk Indonesia harus mendukung betapa pentingnya pengembahan industri terutama di bidang kesehatan agar kita bias bebas dari segala ancaman penyakit. baca juga : Paket Wisata termurah di Aceh Sadar akan pentingnya menjaga kesehatan baik kesehatan pribadi maupun kesehatan lingkungan ataupun keluarga dan juga dibutuhkan kerjasama yang baik antara tenaga profesi kesehatan dan masyarakat dengan percaya terhadap kinerja yang dilakukan oleh tenaga profesi kesehatan dan diperlukan kontribusi positif sektor pembangunan lainnya, agar program Pembangunan Nasional dapat berjalan dengan semestinya. baca juga : bisnis kopi gayo terbaik, termurah, terpercaya Jadi, dalam menyongsong revolusi industri 4.0 seorang farmasis harus bisa lebih berperan dalam dunia kesehatan serta tidak hanya bergelut di bagian obat tetapi juga ikut serta dalam pelayanan pasien agar pasien dapat memperoleh informasi yang akurat mengenai obat tersebut dan membuat beberapa alat canggih untuk penemuan alat kesehatan yang lebih canggih agar dimasa depan banyak alat-alat farmasi yang dibuat untuk membantu pengembangan kesehatan di Indonesia. Perubahan tersebut perlu dilakukan untuk merubah citra seorang farmasis di mata masyarakat menjadi lebih baik lagi dan agar kita dapat bersinergi dengan interprofesi kesehatan lainnya dalam meciptakan upaya pelayanan kesehatan yang optimal bagi masa depan Indonesia yang lebih baik. baca juga : memulai bisnis kopi luwak Istilah “obat adalah racun” merupakan tantangan tersendiri bagi seorang farmasis maupun apoteker, mulai dari bahan baku  hingga menjadi kemasan  agar menyokong keberhasilan suatu produk. dari setiap tahapan pun berkorelasi dengan tahapan selanjutnya. Oleh karena itu, agar lebih efisiensi dan menjaga kualitas dari produk industri farmasi maka sangat membutuhkan yang namanya teknologi.  tidak diragukan lagi,  transformasi digital dapat  mempengaruhi semua sektor hingga termasuk kesehatan dan tentunya pada farmasi dan apoteker. Sayangnya, tidak semua orang memulai petualangan baru ini, tidak semua orang mengambil keuntungan dari potensi itu, mengintegrasikan apotek mereka ke era digital ini. Produsen produk farmasi harus tetap kompetitif dalam pasar pertumbuhan yang kompleks. Regulator setiap hari lebih tertarik terhadap pemantauan produk yang berkelanjutan dan menyeluruh. baca juga : pusat wallpaper & desain interior di Aceh Tidak dalam satu tahun sekali, revisi lebih sering dicari dalam satu tahun. Itulah yang ditawarkan oleh teknologi farmasi  4.0 Seorang farmasis dapat memainkan peran dengan menggunakan Teknologi yang tersedia memungkinkan mengotomatisasi semua jenis proses fisik apotek. Oleh karena itu, peran ilmu sains lainnya seperti algoritma matematika atau otomatisasi proses logis sangat penting bagi seorang farmasis maupun apoteker. Dimana apotek dijadikan salah satu parameter untuk melihat kapasitas besar untuk memantau dan mengukur manajemennya dalam menjalankan proses kefarmasian. Jadi seorang profesional akan mencurahkan waktunya untuk tugas-tugas manual yang lebih sedikit. Sebaliknya, apoteker mungkin lebih berdedikasi untuk menemukan cara untuk nantinya akan memenuhi kebutuhan  dari para pelanggang-pelanggannya. baca juga : solusi tepat dengan bimbel aceh Menerapkan konsep ini membutuhkan lebih sedikit orang di lini produksi 4.0 farmasi untuk melakukan pekerjaan yang berkualitas tinggi. Tetapi ini bukan orang perorangan, melainkan tim, karena keterampilan yang berbeda diperlukan untuk memulai mereka. Ini perlu untuk pelaksanaannya untuk mengetahui industri, teknologi. memiliki analisis statistik dan program terkait mereka dan tentu saja, menganalisis data untuk membuat keputusan berdasarkan apa yang mereka lakukan, Berbagai kemajuan telah dibuat dalam beberapa tahun terakhir, berbagai data dari perangkat lunak yang digunakan dalam menemukan obat baru, hingga algoritma yang dapat digunakan dalam memprediksi keinginan konsumen. Sementara itu, teknologi fabrikasi digital berinteraksi terhadap dunia biologi setiap hari. Bioengineer, bioteknologi, maupun perancang teknologi menggabungkan desain komputasi, cara manufaktur, teknik material, dan biologi sintetis untuk merintis suatu hubungan antara mikroorganisme, tubuh kita, dan produk yang kita konsumsi. baca juga : oleh oleh khas Aceh Telemedicine juga mampu membawa perawatan medis ke masyarakat di lokasi terpencil. “Di masa depan, beberapa aplikasi medis yang sangat hebat muncul dari kombinasi teknologi fisika, digital dan biologi termasuk pil yang menggabungkan sensor digital untuk mengatur pelepasan obat; anggota badan robot yang menanggapi pikiran seorang pasien,  serta psikoterapi secara virtual reality”. Secara global, semua teknologi ini diharapkan oleh banyak pihak untuk dapat berdampak besar bagi kesehatan, seperti halnya ketika penggunaan ilmu statistik diterapkan pada semua bidang ilmu lainnya di akhir abad ke-19. Revolusi secara terus-menerus dapat memaksa penyedia layanan kesehatan untuk secara substansial mengadaptasi praktik kerja mereka. baca juga : Jasa Pembuatan Website Aceh Sayangnya, jajak pendapat Uni Eropa juga mengungkapkan bahwa kurang dari separuh eksekutif kesehatan (38%) yang percaya bahwa mereka sudah ‘cukup’ atau ‘sangat’ siap untuk Revolusi Industri Ke empat. Hasil jajak pendapat ini menyiratkan bahwa penyedia layanan kesehatan perlu meningkatkan upaya mereka untuk mengintegrasikan Industri 4.0 ke dalam kebiasaan hidup mereka. Jika mereka tidak siap, peran mereka akan data tergantikan oleh startups digital yang siap untuk mengambil bisnis mereka. Seperti yang telah didiskusikan sebelumnya bahwa Revolusi Industri keempat memberikan dampak besar pula bagi industri bioteknologi terutama bioteknologi kesehatan. baca juga : Paket Wisata termurah di Aceh Perkembangan yang paling berpengaruh dalam dunia teknologi di abad ke-21 ini yaitu penggunaan bioteknologi dalam industri obat-obatan dan farmasi. Dalam upaya untuk memahami biologi, memberantas penyakit dan menjaga kesehatan dan kekuatan, bioteknologi telah mencapai tingkat yang sangat tinggi dalam usaha menemukan rahasia kehidupan serta memanipulasi kehidupan. baca juga : bisnis kopi gayo terbaik, termurah, terpercaya Bioteknologi merupakan dasar dalam hampir semua proses bioterapi farmasi dalam era revolusi industri 4.0. Teknologi ini banyak diterapkan untuk memanipulasi berbagai bahan biologis yang dapat dipakai sebagai terapi untuk berbagai jenis kondisi penyakit, terutama yang bersifat mematikan. ditulis oleh A NurAqilah di Kompasiana, 7 April 2019 baca juga : memulai bisnis kopi luwak baca juga : pusat wallpaper & desain interior di Aceh baca juga : solusi tepat dengan bimbel aceh
Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *