Month: June 2020

Month: June 2020

Beasiswa KIP Kuliah di Akademi Farmasi

Beasiswa KIP Akademi Farmasi jadi bagian usaha Pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa. Hal ini bisa dilihat dengan hadirnya program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, para calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu kini bisa mendapatkan akses pendidikan tinggi. Jika kamu belum mengenal apa itu KIP Kuliah, maka simak baik-baik informasi ini yang dirangkum dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) RI.

Apa itu KIP Kuliah? KIP Kuliah adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan SMA /Sederajat yang memiliki potensi akademik baik, tetapi memiliki keterbatasan ekonomi.

DOWNLOAD PEDOMAN PENDAFTARAN BEASISWA KIP KULIAH DI AKADEMI FARMASI

beasiswa kip akademi farmasi

KIP Kuliah berbeda dari beasiswa yang berfokus pada memberikan penghargaan atau dukungan dana terhadap mereka yang berprestasi. Hal ini sesuai penjelasan dari Pasal 76 UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Di Pasal 76 ayat 1 berbunyi, “Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan/atau Perguruan Tinggi berkewajiban memenuhi hak mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi untuk dapat menyelesaikan studinya sesuai dengan peraturan akademik”. Walaupun demikian, syarat prestasi pada KIP Kuliah ditujukan untuk menjamin

bahwa penerima KIP Kuliah terseleksi dari yang benar-benar mempunyai potensi dan kemauan untuk menyelesaikan pendidikan tinggi. Fasilitas pembiayaan KIP Kuliah Lantas, apa saja yang ditawarkan di KIP Kuliah itu? KIP Kuliah memberikan fasilitas pembiayaan sebagai berikut: 1. Pendaftaran KIP Kuliah tidak dikenakan biaya.

2. KIP-Kuliah membebaskan biaya pendaftaran seleksi masuk SBMPTN 2020 serta seleksi lain yang ditetapkan oleh masing-masing panitia dan PT.

3. Penggantian biaya kedatangan pertama untuk pendaftar KIP Kuliah yang ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

4. Bebas biaya pendidikan yang dibayarkan kepada perguruan tinggi.

5. Subsidi biaya hidup sebesar Rp 700.000 / bulan yang disesuaikan dengan pertimbangan biaya hidup di masing masing wilayah.

Jika ada pihak-pihak yang memungut biaya pada calon pendaftar, pendaftar, atau penerima KIP Kuliah di luar ketentuan tersebut bisa melapor ke Helpdesk KIP Kuliah. Syarat daftar KIP Kuliah Jika kamu tertarik untuk mendapatkan KIP Kuliah,

Persyaratan untuk mendaftar Program KIP Kuliah Tahun 2020:

1. Penerima KIP Kuliah adalah siswa SMA atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus 2 (dua) tahun sebelumnya.

2. Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen yang sah.

3. Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru, dan diterima di PTN atau PTS pada Prodi dengan Akreditasi A atau B, dan dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada Prodi dengan Akreditasi C.

Keterbatasan ekonomi dibuktikan dengan kepemilikan program bantuan nasional dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar atau Kartu Keluarga Sejahtera. Dalam hal mahasiswa belum memiliki Kartu Indonesia Pintar atau orangtua/wali mahasiswa belum memiliki Kartu Keluarga Sejahtera, dapat diberikan bantuan biaya pendidikan setelah memenuhi persyaratan tidak mampu secara ekonomi sesuai dengan ketentuan.

Referensi dan sumber :

https://edukasi.kompas.com/read/2020/02/19/10543491/apa-itu-kip-kuliah-ini-penjelasan-dan-fasilitas-pembiayaannya?page=all.

Demikianlah syarat-syarat dan ketentuan beasiswa KIP akademi farmasi. Silahkan download file pdf diatas untuk informasi lebih lengkap.


Menyiapkan Pendidikan yang Tepat bagi Anak di Era Digital

JAKARTA – Pendidikan ditujukan untuk mempersiapkan masa depan yakni menyiapkan anak untuk memiliki kompetensi yang relevan untuk kehidupan pada masa mendatang.

Di era digital, menurut pakar pendidikan Najelaa Shihab, apa pun pekerjaan dan peran anak nantinya, ada beberapa kemampuan dasar yang perlu dimiliki, di antaranya kecerdasan masa depan adalah kemampuan untuk kritis dalam menghadapi informasi, kemampuan berkolaborasi, kemampuan bertanggung jawab untuk menerapkan prinsip keamanan dalam konteks reputasi, etika serta privacy, dan kreativitas untuk bisa berkarya dalam berbagai bentuk.

Dalam kenyataannya, kata Najelaa, banyak lembaga pendidikan memiliki paradigma dan tujuan pendidikannya masih sangat konvensional, atau tidak menyiapkan murid dengan kompetensi yang diperlukan untuk masa depan.

“Beberapa orang tua kemudian memilih menyekolahkan anak di luar negeri, dengan alasan bahwa menemukan lembaga yang tepat,” paparnya.

Menurutnya, sebenarnya di dalam maupun luar negeri, ada lembaga-lembaga yang sudah cukup inovatif dan melakukan praktik untuk menumbuhkan anak yang siap di era digital. Namun, yang perlu perlu diingat pendidikan bukan hanya soal sekolah, tetapi juga apa yang terjadi dalam keluarga.

Jadi, jika dapat disimpulkan kriteria utama pemilihan sekolah adalah yang tujuannya sejalan dengan tujuan pengasuhan orangtua, dan keterlibatan orangtua dalam proses pendidikan di lembaga apa pun. Ditambah lagi dengan kompetensi yang ditumbuhkan di rumah, akan menentukan keberhasilan anak.

Pada intinya pendidikan anak dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Sekolah, pendidikan di keluarga, apa yang dikonsumsi anak di media massa, dan dilakukan di sosial media. Secara mental, lanjutnya, yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan di masa depan adalah kemampuan beradaptasi.

“Akan banyak pekerjaan baru yang sekarang belum ada dan pekerjaan lama yang nantinya tidak ada lagi, jadi anak perlu siap dengan apa pun profesinya kelak,” paparnya.

Guna mendorong anak menjadi lebih bedaya di masa depan, orang tua perlu menumbuhkan kecerdasan yang diperlukan untuk masa depan di rumah dan lingkungannya. Tak hanya kecerdasan, tetapi juga menumbuhkan daya pikir kritis, kolaboratif, kreatif, dan berkominten.

Untuk berpikir kritis misalnya, biasakan anak banyak bertanya dan memecahkan masalah, mengobservasi lingkungan, dan mengevaluasi informasi yang didapatkan. “Jangan sekadar menghafal atau menuruti apa yang disampaikan,” lanjutnya.

Guna mewujudkan hal tersebut, orang tua tidak bisa gagap teknologi dan perlu mengembangkan kompetensi diri sehingga orang tua juga dapat menjadi teladan untuk anaknya.

“Kecerdasan di era digital tidak bisa sekadar dinasihatkan, tetapi perlu terus dipraktikkan sejak anak di usia dini. Jangan sampai pendidikan yang kita lakukan justru mematikan hal-hal yang ingin kita tumbuhkan atau hanya sekadar memenuhi persyaratan,” jelasnya.

5 Alasan Pentingnya Pendidikan

Banyak orang berfikir bahwa pendidikan itu penting, tapi tidak sedikit pula yang berfikir bahwa pendidikan itu tidak penting. Apalagi bagi masyarakat yang tinggal dipedesaan ataupun daerah terpencil, mereka menganggap pendidikan itu tidak penting. Bagi mereka, lebih baik bekerja daripada sekolah. Alasan utamanya sudah pasti bisa ditebak, karena jika bekerja mereka bisa mendapatkan uang, sedangkan sekolah hanyabuang-buang uang saja. Di tambah lagi dengan kondisi saat ini yang sangat susah mencari pekerjaan. Maka dari itu, sekarang saya akan membahas tentang pentingnya pendidikan.

1.Memberikan pengetahuan

Efek langsung dari sebuah pendidikan adalah memberi pengetahuan. Pendidikan memberi kita banyak pengetahuan tentang berbagai hal dan segala sesuatu yang berhu ungan dengan dunia ini, pendidikan juga dapat memberikan pandangan bagi kehidupan. Membantu kita membentuk sudut pandang kehidupan,dlsb.

2.Untuk karir / pekerjaan

Jika diatas tadi saya mengatakan bahwa salah satu alasan orang menganggap bahwa pendidikan itu kurang penting karena sekolah ataupun tidak sekolah tetap susah cari kerja. Nah dari itu kita ubah pola fikir kita bahwa dengan berpendidikan kita akan mudah mendapat pekerjaan, tetap berusaha dan berfikir positif J

3.Membangun karakter

Kemabali lagi bahwa pendidikan itu sangat penting bagi kita, karena tidak hanya memberi kita pengetahuan akan tetapi mengajarkan kita pada sopan santun dan hal- hal yang benar . pendidikan memupuk kita menjadi individu dewasa ; individu yang mampu merencanakan masa depan dan mengambil keputusan yang tepat dalam hidup. Dan pendidikan yang baik akan membuat kita lebih manusiawi.

4.Memberikan pencerahan

Pendidikan menhapuskan pemikiran yang salah dalam benak kita, membantumemberikan gambaran yang jelas tentang hal-hal yang berada disekitar kita agar tidak kebingungan. Pendidikan mampu mengobarkan api semangat dalam diri, semangat untuk mencari hal-hal yang belum diketahui, semangat bertanya, semangat dalam menjalani kehidupan. Maka pendidikan mampu memberi pencerahan bagi siapapun.

5.Membantu kemajuan bangsa

Meskipun tidak terdaftar dalam 3 kebutuhan dasar manusia, pendidikan adalah sama pentingnnya. Pendidikan dapat membantu kemajuan bangsa karena masa depan bangsa aman ditangan masyarakat yang berpendidikan. Pendidikan adalah penting bagi pembangunan sosial dan pertumbuhan ekonomi bangsa.

Program Bantuan Biaya Pendidikan BIDIKMISI

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional (sekarang Kemdikbud-red), pada tahun 2010 meluncurkan program bantuan biaya pendidikan Bidikmisi. Bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan dan bantuan biaya hidup kepada 20.000 mahasiswa, yang memiliki potensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi di 104 perguruan tinggi negeri.

Perguruan tinggi yang mendapat bantuan Bidikmisi yaitu perguruan tinggi di bawah Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama. Pada tahun 2011 mahasiswa baru penerima Bidikmisi bertambah menjadi 30.000 di 117 perguruan tinggi dengan adanya tambahan anggaran dari APBN-Perubahan.

Pada tahun 2012 dilanjutkan dikembangkan menjadi 30.000 calon mahasiswa penerima Bidikmisi yang diselenggarakan di 87 perguruan tinggi di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saja.

Dan pada tahun selanjutnya akan dilanjutkan dengan menerima 50.000 calon mahasiswa penerima. Bidikmisi yang diselenggarakan di 95 perguruan tinggi negeri dibawah Kemdikbud dan beberapa PTS yang akan diseleksi. Pada tahun ini sebanyak 1767 mahasiswa penerima Bidikmisi dari jenjang D3 angkatan 2010 diharapkan akan menyelesaikan studi.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan sesuai dengan prinsip 3T, yaitu Tepat Sasaran, Tepat Jumlah dan Tepat Waktu. Para pimpinan dan atau pengelola perguruan tinggi negeri harus melakukan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi yang mengacu pada pedoman yang telah ditentukan.

Penerima bantuan Bidikmisi adalah lulusan satuan pendidikan SMA/SMK/MA/MAK/sederajat tahun 2011, 2012, 2013 dan seterusnya yang memiliki potensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi.

Untuk mendapakan beasiswa bidik misi seleksi melalui SBMPTN ada beberapa hal yang harus diperhatikan terutama jangan sampai salah memilih jalur yang tersedia, untuk mendaftar Beasiswa Bidik Misi SBMPTN anda harus memastikan bahwa pendaftaran SBMPTN sudah dibuka hal ini ditandai dengan situs resmi seleksi sudah mengumumkan jadwal pembukaan pendaftaran.

Jangka Waktu Pemberian Bantuan

Bantuan biaya pendidikan diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima di perguruan tinggi selama 8 (delapan) semester untuk program Diploma IV dan S1 dan selama 6 (enam) semester untuk program Diploma III.

Untuk program studi yang memerlukan pendidikan keprofesian atau sejenis, perpanjangan pendanaan difasilitasi oleh PTN penyelenggara Bidikmisi.

Harga satuan bantuan biaya pendidikan tahun 2012 adalah sebesar Rp 6.000.000,00 (enam juta rupiah) per mahasiswa per semester yang terdiri atas bantuan biaya hidup yang diserahkan kepada mahasiswa dan bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan yang dikelola oleh PTN. Sumber dana berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Seleksi

  1. PTN menyeleksi penerima Bidikmisi sesuai kuota melalui pola:
    • Seleksi Nasional yang terdiri atas SNMPTN (Undangan dan Ujian tulis);
    • Seleksi Mandiri sesuai dengan ketentuan masing-masing PTN; atau
    • PENGEMBANGAN POLITEKNIK bagi Politeknik.
  2. Persyaratan, mekanisme dan prosedur penerimaan melalui seleksi nasional SNMPTN mengikuti ketentuan panitia seleksi yang berlaku.
  3. Pendistribusian kuota penerimaan masing-masing pola seleksi ditetapkan oleh PTN melalui surat keputusan pimpinan PTN yang ditembuskan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi sebelum pola seleksi dilaksanakan dan dipublikasikan melalui media.

Program Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi

  • Calon peserta Bidikmisi terlebih dahulu harus mendaftar ke laman http://bidikmisi.dikti.go.id Peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan akan memperoleh Kode Akses Pendaftaran (KAP) dan PIN.
    Siswa yang memperoleh KAP dan PIN dapat mendaftar/ mengisi biodata melalui laman http://undangan.snmptn.ac.id untuk SNMPTN Jalur Undangan (jika direkomendasikan Kepala Sekolah) dan/ atau laman http://ujian.snmptn.ac.id untuk SNMPTN Jalur Ujian Tertulis, tanpa harus membayar biaya ujian.
  • Apabila calon peserta Bidikmisi tidak memenuhi persyaratan seleksi Jalur Undangan atau dinyatakan tidak diterima melalui seleksi Jalur Undangan, maka KAP dan PIN dapat digunakan lagi untuk mendaftar SNMPTN Jalur Ujian Tertulis tanpa harus membayar biaya ujian.
  • Apabila calon peserta Bidikmisi telah dinyatakan lulus melalui seleksi Jalur Undangan dan berkeinginan untuk mendaftar SNMPTN Jalur Ujian Tertulis, maka PIN yang telah diperoleh dinyatakan tidak berlaku dan yang bersangkutan harus membayar biaya ujian dengan menggunakan KAP yang telah diperoleh sebelumnya.

Untuk mendapatkan cara detail pendaftaran beasiswa Bidik Misi SBMPTN anda bisa mengusulkan secara mandiri atau melaui Pendaftaran Manual Beasiswa Bidik Misi bisa dibilang bisa diusulkan perseorangan untuk mendaftar beasiswa bidik misi ini anda cukup mengakses informasi mengenai pendaftaran bidik misi melalui situs resmi kemudian ikuti prosedur pendaftaran seperti yang tertera dibawah ini:

  1. Buka situs resmi bidikmisi.dikti.go.id kemudian pilih “Siswa/Alumni”.
  2. Jika anda belum memiliki Login anda harus pilih “Belum Punya Akun” dibawah dekat panel login.
  3. Kemudian ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk membuat akun bidik misi salah satunya adalah nomor rekening atas nama anda sendiri sekaligus nantinya nomor ini akan digunakan untuk penerima dana beasiswa pendidikan.
  4. Jika anda sudah login anda akan menemukan beberapa panel seperti “Biodata” isi semua berkas sampai selesai.
  5. Selanjutnya anda akan menemukan panel disebelahnya mengenai “Data Prestasi” selama sekolah ini sama isi sesuai petunjuk yang ada.
  6. Selanjutnya ada juga panel disebelahnya lagi mengenai “Data Keluarga” memuat mengenai keluarga anda secara utuh beserta hubungan ini juga sama isi sesuai petunjuk yang ada.
  7. Lanjut kalau sudah selesai klik panel yang ada dibawah nya berisi mengenai “Kondisi Rumah” pada tahap ini anda akan mendeskresipskan mengenai kondisi rumaha anda secara rinci.
  8. Berikutnya ada panel mengenai “Aset Keluarga” yang dimiliki keluarga anda kemudian isi secara lengkap.
  9. Selanjutnya adalah panel “Kondisi Ekonomi” pada tahap ini anda akan menemukan beberapa panel yang berisi mengenai ekonomi keluarga anda jadi isi dengan lengkap.
  10. Dalam proses pengisian formulir secara Manual anda diminta untuk memasukan bukti “Upload Foto” setiap pengisian dengan ukuran maksimal 300 kb atua lebih rincinya 400×600 pixel.
  11. Semua berkas terisi anda secara otomatis anda juga diminta untuk mengisi berkas “Rencana Studi” beruba rincian dimana anda akan tinggal dan transportasi secara rinci.

Sampai pada tahap ini semua berkas harus terisi dengan lengkap tidak ada yang kosong kemudian jika sudah selesai sistem bidik misi akan langsung memproses sampai pada langkah selanjutnya disinilah Calon penerima bidik misi mulai mengelompok sesuai dengan pilihan Seleksi dimana proses ini akan menentukan beasiswa jalur seleksi yang anda pilih. Untuk memilih seleksi jalur Beasiswa Bidik Misi SBMPTN anda harus memilih panel seleksi “SBMPTN”.

Kemudian isi sesuai dengan yang tertera pada formulir jika semua telah teris dengan lengkap anda tinggal panel isi Capta dan klik “Simpan”. Kemudian pendaftaran anda akan diproses, selanjutnya yang harus dilakukan adalah klik untuk “Cetak Kartu Peserta” hal ini sudah menjadi langkah terakahir apabila anda memilih beasiswa bidik misi SBMPTN tidak lupa anda akan diminta untuk “Cetak Data Pribadi”.

Jika sudah selesai tetapi berkasi tidak mau dicetak berarti ada ukuran foto yang masih kebesaran atau kekecilan jadi anda perlu mengeset ulang pada panel “Kompres Foto” terakhir semua akan selesai jika sudah sesauai. Tahap pendaftaran Beasiswa Bidik Misi SBMPTN anda sudah selesai tinggal ikuti Pendaftaran SBMPTN lanjutan melalui situs resmi SBMPTN untuk itu langsung simak dibawah ini.

  1. Setelah anda menyelesaikan pendaftaran melalui situs resmi Bidik Misi anda juga harus mendaftar melalui jalur SBMPTN di Pendaftaran.SBMPTN.or.id ini merupakan proses lanjutan.
  2. Selanjutnya anda tinggal mengikuti prosedur pendaftaran yang ada yang terpenting adalah anda harus membayar biaya pendaftaran SBMPTN melalui bank Mandiri sesuai dengan jumlah pendaftaran SBMPTN pada umumnya.
  3. Lanjut pada proses pendaftaran yang membedakan anda dengan pendaftaran non bidik misi terletak dalam pengambilan “PIN dan KAP” yang ada disitus tersebut untuk bidik misi harus mengikuti prosedur penukaran KAP.
  4. Kemudian pada proses menjelang terakhir anda juga akan memasukan beberapa berkas tambahan melalui “Validasi Bidik Misi SBMPTN” dengan mengisikan nomor pada kartu bidik misi anda kemudian PIN dan KAP yang ada pada kartu bidik misi.
  5. Jika sudah selesai anda juga harus menyelesaikan pendaftaran SBMPTN anda dengan mengisi Borang dan Portopolio.
  6. Jika sudah selesai klik “Kirim” maka berkas akan diproses dan selesai tidak lupa isi Capta.

Sebagai tahap terakhir pendaftaran Beasiswa Bidik Misi SBMPTN anda harus “Cetak Kartu Peserta SBMPTN” dan “Cetak Bukti Pembayaran SBMPTN” yang sudah diisi dengan benar sebelumnya, Nah bagi anda yang belum jelas mengenai Pendaftaran SBMPTN anda bisa mengikuti prosesnya melalui Pendaftaran Online SBMPTN. Nantinya ada beberapa berkas yang sudah dicetak, gunanya dibawah sewaktu tes.

Untuk tempat dan waktu tertera pada Kartu SBMPTN anda sehari sebelum tes anda harus mengecek lokasi tes dan menyiapkan alat tulis seperti Pensil, Penghapus, dan Papan Ujian bawa kartu yang sudah dicetak beserta Ligalisir Ijasah atau SKHU, KK dan kartu pengenal lainnya seperti kartu pelajar. Tes akan dilaksanakan sesuai jadwal yang ada.

Sampai pada proses ini dipastikan anda sudah menyelesaikan 100% pendaftaran Beasiswa Bidik Misi SBMPTN, dari beberapa informasi diatas dapat disimpulkan pendaftaran Beasiswa Bidik Misi SBMPTN adalah peluang besar yang bisa anda ikuti dan bisa diajukan secara peseorangan jadi silahkan mencoba, jangan kwatir meski anda tidak diremenasikan oleh sekolah anda tetap bisa mendaftar.

Pilih Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, Akademi atau Politeknik?

Bagi kamu calon lulusan SMA/SMK/MA sederajat yang telah bersiap untuk meneruskan jenjang berikutnya. Sudah menentukan perguruan tinggi idaman? Mau ke universitas, institut, akademi, sekolah tinggi atau politeknik?

Kelima jenjang pendidikan tersebut pada dasarnya memiliki beberapa perbedaan yang jelas, sehingga bagi kamu calon pemilih sebaiknya lebih teliti dan memantapkan diri untuk masuk ke jenjang mana. Namun sebelum memilih jenjang mana, perhatikan terlebih dahulu jenis program yang ada di perguruan tinggi, sebagai berikut:

  1. Program Akademik, jenjang pendidikannya mulai dari S1 hingga S2. Pendidikan akademik mengarahkan mahasiswa pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam berbagai rumpun. Misalkan rumpun ilmu agama, ilmu humaniora, ilmu social, ilmu alam, ilmu formal dan ilmu terapan.
  2. Program Vokasi, jenjang pendidikannya mulai dari D1 hingga D4. Pendidikan vokasi mengarahkan mahasiswa pada penguasaan keahlian terapan tertentu. Jadi bedanya dengan program akademik dapat menguasai dan mengembangkan salah satu rumpun ilmu. Tetapi Vokasi hanya satu keahlian yang siap terjun ke dunia kerja.

Mau pilih yang mana? Setelah mengetahui program di jenjang pendidikan tinggi. Masih ada pertanyaan lain mengenai perbedaan masing-masing jenjang pendidikan. Berikut adalah perbedaannya:

  1. Universitas

Jenjang ini dirasa cukup familiar dan banyak dicari. Alasannya karena di Universitas tersedia banyak fakultas yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan pendidikan vokasi.

Di universitas pula kamu bisa meraih gelar akademik dalam berbagai bidang, misalkan sarjana pendidikan, hukum, psikologi, teknik, sosial, dan masih banyak lagi. Universitas juga menyediakan pendidikan sarjana dan pascasarjana.

  1. Institut

Institut merupakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan atau vokasi dalam sekelompok disiplin ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dan jika memenuhi syarat dapat menyelenggarakan pendidikan profesi.

Cakupan bidang ilmu yang dipelajari pun lebih sempit jika dibandingkan dengan universitas. Misalkan saja Institut Teknologi, hanya mengajarkan berbagai ilmu yang berhubungan dengan teknik dan institut pertanian memiliki program studi pertanian.

  1. Sekolah Tinggi

Sekolah Tinggi adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan atau vokasi dalam lingkup satu disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau seni dan jika memenuhi syarat maka dapat menyelenggarakan pendidikan profesi. Sekolah tinggi memberikan pendidikan dan pengajaran tinggi serta melakukan penelitian dalam satu cabang ilmu pengetahuan.

  1. Akademi

Akademi merupakan lembaga pendidikan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan keahlian khusus dalam satu cabang atau sebagai cabang ilmu, teknologi atau seni yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Akademi hanya menyelenggarakan jenjang pendidikan hingga D3 atau Diploma 3.

Contoh jenjang akademi di Indonesia, antara lain Akademi Bahasa, Akademi Kebidanan, Akademi Keperawatan.

  1. Politeknik

Politeknik menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam sejumlah bidang pengetahuan khusus. Tujuan dari perguruan tinggi politeknik adalah untuk menyiapkan mahasiswa menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan profesional terapan, kemudian dapat mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakan dan kesejahteraan umat manusia serta memperkaya kebudayaan nasional.

Politeknik merupakan pendidikan profesional yang mengarahkan mahasiswa untuk memiliki keahlian tertentu dan siap diterapkan.

Dari kelima jenjang tersebut, mana yang sesuai dengan keinginan kamu?

Akademi Adalah: Pengertian, Sejarah Singkat dan Fungsi

Kata akademi mungkin sudah tidak asing lagi di telinga anda. Secara awam akademi adalah suatu tempat belajar sama seperti sekolah pada umumnya.

Pengertian awam diatas tidaklah salah tapi tidak sepenuhnya benar. Karena pada prinsipnya, akademi tidak seperti lembaga pendidikan tinggi lain entah itu Universitas, Institut atau Politeknik.

Makanya banyak orang yang kemudian bertanya-tanya, akademi itu apa sih? Apa definisinya? Apa perbedaannya dengan lembaga pendidikan tinggi lain?

Untuk menjawab semua pertanyaan diatas, di artikel kali ini akan diulas definisi akademi, sejarah dan juga fungsinya.

Oh iya, untuk perbedaan akademi dengan lembaga pendidikan tinggi lain entah itu Universitas, Sekolah Tinggi, Politeknik dan lain sebagainya sudah saya ulas di salah satu artikel saya dengan judul yang sama.

Pengertian akademi adalah

Secara etimologis, akademi berasal dari bahasa Yunani Ἀκαδημία atau academia yang berarti tempat suci atau sakral.

Academia pertama kali diperkenalkan oleh filsuf Yunani, Plato pada tahun 385 saat dirinya membuka sekolah Filsafat dengan nama yang sama.

Setelah itu, penggunaan kata academia semakin luas dan mengerucut pada suatu tempat untuk melaksanakan kegiatan atau proses silang pengetahuan.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI], akademi punya dua pengertian dasar, yakni:

  • Lembaga pendidikan tinggi dengan jenjang kurang lebih 3 tahun lamanya, yang bertujuan untuk mendidik tenaga-tenaga profesional dibidang yang diambilnya
  • Perkumpulan orang-orang terkenal yang dianggap arif dan bijaksana untuk memajukan ilmu pengetahuan, kesusastraan atau tata bahasa.

Sementara, proses silang pengetahuan dalam lingkungan akademi disebut sebagai akademis. Yang merujuk pada sifat-sifat pengajaran ilmiah, termasuk pengajaran ilmu pengetahuan, teori dengan tanpa arti praktis langsung.

Selain akademis, proses pengajarannya juga kadang disebut akademik, yang merujuk pada sifat akademis di lembaga Akademi.

Dari semua proses ini, akademi kemudian terbagi menjadi tiga pengertian dasar, yakni:

  • Berkaitan dengan perguruan, sekolah atau lembaga pendidikan tinggi
  • Berkaitan dengan bidang studi yang diterapkan atau dipelajari entah itu Humaniora, matematika dan Teknologi
  • Suatu kaidah teoritis atau hipotesis, tidak praktis, realistis atau langsung bermanfaat bagi manusia
  • Suatu keadaan yang merujuk pada orang yang terpelajar

Pada pengertian yang lebih teknis, akademi adalah sekolah independen yang didanai oleh negara di tingkat pusat entah itu lewat Kementerian atau lembaga negara lain.

Artinya, akademi bukan lembaga pendidikan yang didanai oleh pemerintah wilayah dalam tingkat provinsi atau kabupaten.

Akademi juga punya kriteria dan prosedur sendiri dalam penerimaan anggota atau peserta belajar. Artinya, ada lebih banyak kebebasan yang dimiliki saat proses perekrutannya dibanding sekolah tinggi lain.

Di Indonesia, ada banyak sekali contoh Akademi yang lazim disebut sebagai sekolah kedinasan, diantaranya:

  • Akademi Militer [AKMIL] entah itu Angkatan Darat [AD], Angkatan Laut [AL] dan Angkatan Udara [AU]
  • Akademi Kepolisian [AKPOL]
  • Institut Pemerintahan Dalam Negeri [IPDN] yang dikelola oleh Kementrian Dalam Negeri [Kemdagri]
  • Sekolah Tinggi Intelejen Negara [STIN] dibawah kendali Badan Intelejen Negara [BIN]
  • Politeknik Badan Siber Dan Sandi Negara [BSSN]
  • Sekolah Tinggi Ilmu Statistik [STIS] dibawah Badan Pusat Statistik [BPS]
  • Dan lain sebagainya

Loh kenapa dimasukkan Institut, Sekolah Tinggi dan Politeknik? Bukankah yang dibahas hanyalah Akademi?

Jawabannya sederhana. Apapun nama lembaga pendidikan tingginya kalau lembaga tersebut didanai oleh negara, dalam konteks ini instansi Pusat, ia tetap masuk dalam kategori Akademi.

Meski demikian, ada juga beberapa lembaga pendidikan tinggi yang tidak didanai oleh negara tetapi menggunakan kata akademi.

Soal ini tergantung kebijakan dan bagaimana proses pembentukan lembaga tersebut apakah pendanaannya melibatkan pemerintah secara langsung atau tidak.

Jika biaya operasional lembaga tersebut dibiayai secara independen oleh suatu lembaga non-negara, ia tetap layak menggunakan nama Akademi.

Ada banyak contoh akademi yang tidak dibiayai negara seperti Akademi Keperawatan Gunung Maria Tomohon yang didanai oleh suster-suster Katolik JMJ dan lain sebagainya.

Sejarah akademi

Seperti yang sudah disebutkan diatas, akademi berasal dari Bahasa Yunani. Kata ini sendiri sebenarnya berasal dari nama seorang pahlawan Yunani Kuno, Akademos.

Akademos lahir tak jauh dari tembok kota Athena, di Gimnasium, yang merupakan tempat dimana Plato berbicara kepada para pengikutnya tentang filsafat, logika dan semua pemikirannya.

Ditempat itu juga terdapat ruang sakral, yang menjadi tempat penyembahan untuk Dewi Kebijaksanaan Yunani yakni Athena yang dulunya adalah hutan zaitun dan diberi nama kebun Academe.

Sekilas, kegiatan Plato tersebut dapat dianggap sebagai kuliah umum atau yang lazim disebut studium generale.

Sesi kuliah ini kemudian dikembangkan lagi oleh Plato menjadi sebuah lembaga pendidikan dan pengajaran filsafat pada tahun 387, yang kemudian dikenal sebagai Akademi Lama.

Dari kegiatan inilah akhirnya lahir berbagai istilah seperti:

  • Akademisi yang merupakan akumulasi dari hasil pengetahuan, pengembangan dan transmisi antar generasi
  • Akademis yang merujuk pada kegiatan belajar mengajar di akademi
  • Akademik yang merupakan bentuk tidak baku dari akademis

Kegiatan pengajaran yang dilakukan Plato kemudian diteruskan oleh beberapa muridnya seperti Speusippus [347-339 SM], Xenocrates [339-314 SM], Polemon [314-269 SM] dan Arcesilaus [ca. 266-240 SM].

Di masa kejayaan Romawi Awal, Akademi tersebut kemudian didirikan kembali sebagai sebuah lembaga resmi negara yang bernama diadochoi atau penerus.

Di abad ke-17, para sarjanawan Inggris, Prancis dan Italia mulai menggunakan istilah ini untuk menggambarkan sebuah lembaga pendidikan tinggi vokasional.

Fungsi akademi

Lantas, apa fungsi akademi? Melihat penjelasan diatas ada beberapa fungsi, diantaranya:

1. Sebagai tempat belajar

Artinya, akademi dianggap sebagai tempat belajar atau memberi pelajaran atau suatu tempat terjadinya proses belajar mengajar dari satu orang ke orang lain.

Dalam konteks tempat belajar ini akademi sama seperti univeritas, institut atau lembaga pendidikan tinggi lain.

2. Sebagai wadah pembinaan pada bidang ilmu yang spesifik

Materi atau bahan ajar yang dipelajari oleh siswa di akademi biasanya spesifik pada satu bidang ilmu saja.

Sebagai contoh, Akademi Militer yang didirikan dengan tujuan untuk membentuk dan membina taruna siswa menjadi seorang perwira militer.

Setelah tamat di akademi, para siswa tersebut akan mendapat gelar Letnan Dua [Letda], yang merupakan pangkat perwira pertama di lingkungan TNI.

Nah ini juga berlaku di akademi lain entah itu Akademi Kepolisian, IPDN dan lain sebagainya yang disesuaikan sama bidang ilmu yang diambil.

Penutup

Hingga kini, penggunaan kata Akademi termasuk Akademisi, Akademis dan Akademik sudah sangat populer di kalangan masyarakat.

Dengan tetap merujuk pada kegiatan dan sifat-sifat lembaga perguruan tinggi entah itu swasta atau negeri. Sementara, para pelakunya, disebut dengan akademisi.

Dengan demikian, pengertian akademik sebenarnya lebih luas dari yang sudah diterangkan diatas karena sudah mencakup kegiatan belajar mengajar, proses pengajaran satu arah, pengajar atau dosen termasuk kegiatan-kegiatan administratif akademik.

Demikian artikel tentang akademik adalah: pengertian, sejarah dan fungsi. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

Pengertian & Perbedaan Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, Politeknik, Akademi

Pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai Perguruan Tinggi. Mungkin banyak dari kalian yang belum tahu, apa perbedaan antara Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, Politeknik serta Akademi. Namun yang jelas, teruntuk di Indonesia, hal itu tergolong kedalam jenjang pendidikan tinggi. pengertian dan perbedaan dari Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, Politeknik & Akademi, untuk lebih jelasnya baca ulasan dibawah ini :

Daftar Isi Artikel Ini :Pengertian & Perbedaan Perguruan Tinggi

Pendidikan tinggi, di Indonesia itu dibagi kedalam 2 kelompok besar, yaitu kelompok pendidikan akademik serta pendidikan vokasi.

  1. Kelompok pendidikan akademik didalam proses pendidikan serta pengajarannya mempunyai fokus dalam penguasaan dan pemahaman ilmu pengetahuan bagi para lulusannya, sedangkan untuk
  2. kelompok pendidikan vokasi itu lebih menitikberatkan pada suatu pengajaran dan proses pendidikannya pada persiapan dalam kelulusan agar bisa mengimplementasikan/ mengaplikasikan keahliannya.

Institusi Pendidikan Tinggi yang menawarkan pendidikan akademik dan atau vokasi tersebut juga dapat dibedakan dengan berdasarkan jenjang serta juga program studi yang ditawarkannya seperti universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik, akademi dan juga akademi komunitas. Masing-masing dari Pendidikan tinggi itu memiliki pengertian yang hampir mirip, namun masih dapat dilihat ciri dan sifat khasnya.

Pengertian Universitas

Universitas ialah suatu Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik serta juga dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi didalam berbagai rumpun Ilmu Pengetahuan dan/atau juga Teknologi. Apabila sudah memenuhi syarat, universitas tersebut dapat menyelenggarakan sebuah pendidikan profesi.
Universitas tersebut juga menyelenggarakan kegiatan atau aktivitas dalam hal pendidikan yang sangat luas, Selain dari pendidikan akademik, juga terdapat pendidikan vokasi dan profesinya.

Pengertian Institut

Institut ialah suatu Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan juga bisa / dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam sejumlah rumpun Ilmu Pengetahuan dan/atau Teknologi tertentu serta apabila memenuhi syarat, institut tersebut juga dapat menyelenggarakan pendidikan profesi.

Perbedaannya ialah sejumlah rumpun Ilmu Pengetahuan juga Teknologi tertentu saja. Jadi intinya institut ini lebih terbatas dibandingkan Universitas yang sangat cakupannya luas. Jadi hanya pada beberapa kelompok ilmu-ilmu serta teknologi saja.

Contoh paling mudah misalnya seperti , Institut Teknologi Bandung (ITB). Semua jurusan yang terdapat di ITB, meskipun terdapat beberapa kelompok ilmu, namun semuanya hanya fokus pada unsur teknik dan teknologinya saja. Jadi, Institut itu lebih fokus dan juga terbatas bidangnya dibandingkan universitas.

Pengertian Sekolah Tinggi

Sekolah Tinggi ialah suatu Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik serta juga dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi didalam satu kelompok Ilmu Pengetahuan juga Teknologi tertentu dan apabila sudah memenuhi syarat, sekolah tinggi tentu juga dapat menyelenggarakan pendidikan profesi.

Sekolah tinggi dalam definisi lebih sempit lagi dan pembedannya, yakni hanya pada satu bidang ilmu pengetahuan saja. Contoh ialah Sekolah Tinggi Agama Islam (Hanya berfokus pada pendidikan bidang ilmu-ilmu Agama Islam), Sekolah Tinggi Keguruan dan juga Ilmu Pendidikan (Hanya berfokus pada pendidikan rumpun ilmu-ilmu pendidikan serta pengajaran), atau juga Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Hanya berfokus pada pendidikan dalam bidang ilmu-ilmu kesehatan).

Pengertian Politeknik

Politeknik ialah suatu Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi didalam berbagai bidang atau kelompok Ilmu Pengetahuan juga Teknologi dan apabila sudah memenuhi syarat, politeknik tersebut tentu dapat menyelenggarakan pendidikan profesi.

Perbedaannya, Politeknik ini fokus pada pendidikan vokasi, memiliki arah lebih pada penyiapan alumni untuk dapat langsung menerapkan skill/keahliannya. Keahliannya tersebut tentu bisa macam-macam, bisa dalam keahlian pada bidang teknologi, bidang ekonomi atau lain sebagainya. Biasanya jenjang yang terdapat adalah jenjang Diploma.

Pengertian Akademi

Akademi ialah suatu Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi didalam satu atau beberapa cabang Ilmu Pengetahuan serta Teknologi tertentu. Akademi ini lebih sempit dari pada sekolah tinggi maupun politeknik, karena hanya menjalankan program pendidikan pada satu atau hanya beberapa cabang keilmuan.

Bebeberapa contoh dari akademi ini misalnya,

  1. akademi kebidanan,
  2. akademi keperawatan, atau
  3. akademi militer
  4. akademi kepolisian.

Perbedaannya ialah apabila Akademi-akademi tersebut hanya fokus pada titik keilmuan yang dipelajari sesuai dengan nama pendidikannya. Apabila Akmil  (akademi militer ), maka ia fokus pada pendidikan vokasi kemiliteran saja, demikian juga dengan akademi yang lain.

Akademi Komunitas adalah suatu Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi setingkat dengan diploma satu dan/atau diploma dua didalam satu atau juga beberapa cabang Ilmu Pengetahuan serta Teknologi tertentu yang berbasis pada keunggulan lokal atau juga untuk memenuhi kebutuhan khusus.
Akademi komunitas merupakan suatu perguruan tinggi yang paling sempit cakupannya. Hanya vokasi, itupun hanya setingkat diploma satu serta dua dalam satu atau beberapa bidang ilmu. Di Indonesia akademik ini sangat jarang, dan salah satunya ialah Akademi Komunitas Negeri Teknologi Garam Nagekeo yang terdapat di Kabupaten Nagekeo, NTT. Akademi tersebut hanya menjalankan program vokasi diploma dua dalam dua tahun serta juga menjalankan program pendidikan produksi serta pengolahan garam.

Sekian ulasan mengenai Pengertian & Perbedaan Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, Politeknik & Akademi, Semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Info Beasiswa Kuliah Diploma 3

Bagi Pemuda & Pemudi Yang punya keinginan menyambung kuliah D3 – Di Perguruan Tinggi Swasta Kampus – AKFAR

kami menawarkan program Beasiswa Indonesia Pintar ( KIP )
Khusus Untuk Mahasiswa Kurang Mampu di Aceh
Gratis Biaya Kuliah Selama 3 Tahun
Dan mendapatkan Uang Saku untuk Mahasiswa Sebesar Rp. 700.000 / Bulan

Mari Daftarkan diri Di Kampus :


AKFAR ( Akademi Farmasi YPPM Mandiri Banda Aceh ) Program Diploma 3
Alamat Kampus : Jln Laksamana Malahayati no.2. sp.tibang banda aceh (dekat taman kota BNI)

Dengan Syarat :


1. Beasiswa ini Hanya Khusus Untuk Siswa dengan LuLusan SMA sederajat di Tahun 2019 dan 2020
2. Siswa Kurang mampu di Buktikan dengan mengambil Surat keterangan Kurang mampu dari Kepala Desa
3. Foto Diri Anda dengan Seluruh Anggota keluarga di Depan Rumah masing-masing dari Beberapa sisi sudut Rumah dan Cetak Foto tsb
4. Fotokopi ijazah SMU atau Surat keterangan LULUS
5. Pas foto 3×4 3 Lembar
4×6. 3 Lembar
6. Foto kopi KTP dan KK
7. Biaya pendaftaran Rp. 200.000
8. Daftar Segera Dan akan di lakukan Seleksi ADM oleh Pihak Kampus Sebanyak 25 Orang

Pendaftaran di mulai :

8 Juni s/d 30 Juni 2020

Info lengkap pendaftaran Hub :

Rosa : 08116877382 , Beasiswa kip